Postingan

Hari Ibu?

Dear Muslim Tidak dengan cara menyematkan kata "selamat hari ibu" disetiap tanggal 22 Desember. Tapi menyematkan do'a: "Rabbigfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbaayani soghiraa" disetiap akhir sholat Ananda itulah Islam. ~Rika Artamevia~

Pesan untuk Mahasiswa, Kuliahmu Untuk...

Yang perlu di ingat oleh mahasiswa adalah : 1. Kuliah bukan ajang gengsi 2. Kuliah bukan untuk happy 3. Kuliah bukan untuk fashion 4. Kuliah bukan sekedar IPK tinggi 5. Kuliah bukan hanya sekedar gelar. . Lebih dari itu !! Kuliah itu adalah, bagaimana kita bisa menghargai setiap waktu agar berguna. Kuliah itu, suatu kondisi dimana kita di tuntut untuk menghargai setiap proses bukan hanya sekedar hasil . . Dan sadarkah ??? Ada begitu banyak pengorbanan orang tua untuk itu. Alangkah tidak berbudi, ketika pengorbanan dibalas dengan sesuatu yang mengecewakan .. Ingatlah !!! Pada dasarnya mereka tidak pernah meminta balas jasa atas apa yang diberi dan atas apa yang dikorbankan .. Mereka hanya ingin melihat kesungguhan yang hadir pada dirimu hingga sukses tak hanya sebuah angan tapi menjadi sebuah kenyataan. Maka dari itu, . Jangan gunakan masa mudamu untuk hal yang sia-sia .. . Jangan habiskan waktumu untuk hal yang tak berguna .. . Kobarkan semangat dalam jiwa untuk terus...

Teruntuk Kita yang lagi Hijrah

Teruntuk kita ============= [ Jiwa-jiwa yang berhijrah Dari kegelapan menuju cahaya ] Ketahuilah dear... Bahwasanya kembali kepada Kalamullahi wa assunnah itu Bukanlah sekedar slogan semata... Wajarkah , ketika di tanya : " Man Rabbuka !!! Dengan "pede"nya kita menjawab : Allah ta'ala....??? Sedangkan kadang kita tengah asyik Dengan BERHALA MODERN : Gadget Pada saat adzan telah di kumandangkan Sampai kepada waktu iqamat 😞 Dan juga tak aneh kah ? Ketika kita mengaku cinta rasul dan sunnah-sunnahnya... Tetapi , adakalanya pada satu bulan penuh Kita terlelap pulas jam 1 dini hari Setelah menyantap nasi kebuli yang di sajikan di acara maulid nabi...??? ================================= #Catet " Langkah pertama dari berhijrah Untuk menuju lebih baik adalah : Dengan merubah kebiasaan-kebiasaan buruk "

Kisah Inspiratif Sedih

" KISAH INSPIRATIF " ================= Seorang pemuda melamar lowongan posisi manajer di sebuah perusahaan besar. Dia lulus wawancara awal. Sekarang akan bertemu dengan seorang direktur untuk wawancara akhir. Dari CV-nya sang direktur mengetahui bahwa prestasi akademis pemuda itu sangat baik. Dia bertanya, "Apakah Anda mendapat beasiswa di sekolah ...?" Pemuda itu menjawab, "NO". "Siapa yang membayar biaya sekolah ...?" "Orangtua," jawabnya. "Di mana mereka bekerja ......?" "Mereka bekerja sebagai tukang cuci pakaian." Direktur meminta pemuda itu untuk menunjukkan tangannya. Pemuda itu menunjukkan kedua tangannya yang halus dan sempurna. "Pernahkah Anda membantu orangtua Anda mencuci pakaian?" "Tidak pernah. Orangtua saya selalu ingin saya belajar dan membaca buku lebih banyak. Selain itu, orangtua saya bisa mencuci pakaian lebih cepat dari saya." Direktur mengatakan, "Saya...

Penyakit Dakwah

Penyakit Dakwah. "Belagu. Aku ini belum baik. Perbaiki diri saja dulu. Bagaimana aku menasehati orang lain, sedangkan aku saja butuh nasehat?" Kalau ada perasaan begitu, itu setan. Ta'awudz, lalu jawab, "Aku ini belum baik, dan ingin jadi baik, sambil ngajak orang jadi baik. Karena jika harus menunggu aku menjadi orang baik, itu artinya aku sendirilah yang menilai diriku. Bukankah iblis seperti itu, menilai dirinya dengan standart dia?" . . . "Sekarang dia berjilbab. Rajin ke majelis ilmu. Alhamdulillah, untung aku tak lelah menasehatinya waktu itu." Kalau ada perasaan begitu, itu dari setan. Ta'awudz, lalu bantah, "Bukan karena aku, tapi karena Allah. Dia bisa begitu bisa lewat nasehat siapa saja, tidak harus aku. Aku menasehatinya, melawan lelah, itu semata karena perintah. Tentang dia berpaling atau menerima, ketetapan ada pada Allah." . . . "Ya Allah, tunjukillah aku dan orang-orang itu jalan yang lurus. Agar kami terbe...

Inspirasi penghapal Al-Quran

TRUE STORY* Kisah nyata penggugah jiwa. Inspiratorquran -Inspirasi Menghafal Al-Qur'an- Dulu sewaktu saya masih kecil, saya selalu mendapat peringkat 1 baik di tingkat SD, SMP, SMA Semua merasa senang, ibu dan ayah pun selalu memeluk saya dengan bangga. Memeluk dan mencium saya. Keluarga sangat senang melihat anaknya yang pintar dan berprestasi. Begitupun ketika aku masuk perguruan tinggi ternama, tanpa embel-embel test. Orang tua ku bangga, teman-teman ku pun merasa bangga dengan diriku. Tatkala aku menjalani masa kuliah IPK ku selalu 4 dan aku lulus dari perguruan tinggi yang bergengsi itu dengan predikat cumlaude. Semua bahagia, para rektor menyalami ku dan merasa bangga memiliki mahasiswa seperti diriku, jangan kau tanya tentang orang tua ku, tentunya mereka orang yang paling bangga, bangga melihat anaknya lulus dengan predikat cum laude. Teman-temanku seperjuangan pun gembira, semua wajar memancarkan kebahagiaan. Lulus dari perguruan tinggi kini ku memasuki perusahan...

Adab dan Hukum di Sosial Media - HISAB

Adab dan Hukum di Sosial Media - HISAB : Sebelum kita: √ memberikan comment, √ memposting sebuah gambar atau meng-upload sebuah video, √ men-share sebuah artikel atau men-copy paste, maka perlu dicamkan bahwa: √ setiap yang kita tulis, √ gambar yang kita posting, √ video yang kita upload, akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla. Semuanya tanpa terkecuali. Huruf-hurufnya akan dihisab oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla. مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ _"Dan apapun yang keluar dari lisan anda akan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid."_ (QS Qāf: 18) ⇛ Apapun yang anda katakan dan diqiaskan apapun yang anda tuliskan di sosmed tersebut. ⇛ Semuanya akan dicatat dan akan dihisab oleh Allāh. Allāh akan tanya semua artikel yang kita tulis, artikel yang kita copy paste, yang kita share, yang kita berikan pada pihak lain. Kalau kita comment, comment kita akan dihisab oleh Allāh. Kalau kita membahas sebuah masalah di grup kita: masa...

Deary Akhwat Muslimah, "Quotes"

"Hal-hal baik datang kepada mereka yang PERCAYA, hal yg lebih baik datang kepada mereka yang SABAR, dan hal-hal terbaik datang kepada mereka yang TIDAK MENYERAH."

Deary Muslimah, Keajaiban Doa

*APA YG KITA DAPAT DARI DO'A?* Suatu kali seorang Ayah ditanya oleh anaknya: _"Mengapa Ayah selalu rajin berdoa padahal keadaan ekonomi kita tetap biasa saja? Apa yang Ayah dapatkan dgn seringnya Ayah berdoa secara teratur kepada Allah ?"_ Sang Ayah menjawab: _"Tidak ada yg Ayah dapat, malah Ayah banyak kehilangan; tetapi ....... Ayah akan beritahu kepadamu Nak, apa-apa saja yang hilang itu ..."_ *Ternyata yang hilang adalah:* - Kekawatiran. - Kemarahan. - Depresi. - Kekecewaan. - Sakit Hati. - Kerakusan. - Ketamakan. - Kebencian. - Kesombongan. *"Setiap kali setelah berdoa Ayah selalu kembali menjadi tenang". Kadangkala, jawaban atas doa kita tidak selalu tentang *"apa yg kita dapat"* tetapi justru *"apa yg hilang"* dari kehidupan kita. Janganlah selalu mengukur kebaikan Allah dari *"apa yang kita dapat"* karena terkadang Allah 'bertindak' melalui *"apa yang hilang"* dari kehidupan ...

Mutiara kata & Hadist

Mutiara Kata SUJUD ITU INDAH. KAU BERBISIK KE BUMI, TAPI TERDENGAR DI LANGIT... . "Posisi yang paling dekat antara seorang hamba dengan Robbnya adalah ketika sujud, maka perbanyaklah doa ketika itu" (HR. Muslim & Abu Hurairah)

Pesan Untuk Akhwat Sholihah

Dear Ananda Sesungguhnya wajah wanita sholihah yang paling dekat dengan Tuhannya adalah di rumahnya. Bukan di pasar apalagi di fecebook, twitter, instagram, dll. Duhhh bukan.. Bukan bangettt Bukankah hijab itu adalah penutup. Dan penutup yang Allah perintahkan bukan hanya sekedar mampunya kita menutup kepala dan rambutnya. Tapi juga menutup celah2 datangnya fitnah terhadap lelaki yang tidak kita ketahui bagaimana bentuk hatinya. Rosull mengajarkan, sebaik-baik wanita sholihah adalah menyederhanakan pakainannya. Sebaik-baik wanita solihah adalah yang tinggi dalam memiliki rasa malu. Biarkan.. Biarkan.. Kecantikan kita tidak harus semua orang kenal. Tidak harus semua orang tahu. Biarkan... biarkan... Kecantikan kita hanya kita peruntukan untuk seseorang ikhwan yang siap menjadi imam kita di masa depan. Yang siap bersama kita hingga menua. Yang siap bersama segala ketidah sempurnaan kita. Juga yang siap, memimpin, mengajak, mengarahkan kita untuk menuju Ridho dan Surga...

Dunia Kerja, Mimpi-Mimpi. Remaja Islam Berani Sukses?

Mimpi Bermimpilah bukan saat kau tertidur, tapi bermimpilah saat kau telah terbangun. Atmosfir dunia kerja itu beda dengan atmosfir dunia sekolahan. Kita dituntut bukan hanya sekedar melahirkan embel" juara 1 di kelas, bukan. Menetaskan butiran butiran gelar sebagai atribut nama, bukan. Dalam dunia nyata ilmu yang kita gendong dan kita kandung bertahun-tahun ini harus mampu melahirkan jiwa besar kita di masa depan. Meniti tahun ke 2 diluar dunia sekolah, ada banyak hal besar yang saya dapatkan. Ternyata, Gelar A, B, C dan sebagainya yang selalu di banggakan orang tidak dapat menentukan akan menjadi apa ia dimasa depan, apa lagi jaman super canggih ini. Sebab penentu akan menjadi apa kita di hari esok adalah apa yang kita lakukan di hari ini. So, kencangkan ikhtiar kita mulai sekarang. Ikat semangatnya dengan bertawakal, keraskan gema kebaikan, bergerak cepat dan tetap jaga iman. Ada juga beberapa hal penting wajib kita ingat. Tidak akan selamanya kita menjadi anak-an...

Berbakti Kepada Orang Tua

Berbakti Kepada Orang Tua Ketika di Indonesia yang dikabarkan anaknya menuntut ibunya di pengadilan karena dunia, tahukah kita di tanah Arab justru sebaliknya. Di sana dua orang anak hadir di pengadilan untuk mendapatkan hak asuh ibunya. Yuk sayangi ibu kita, ayah kita orang tua kita. Bukankah semakin besar kita semakin rentalah mereka? Semakin dewasa kita semakin tualah mereka? Aku melihat uban menaiki untaian rambut mereka perlahan, kulit keriput terus menjalari tangan dan kaki mereka. Saat dini kita sibuk bermain, saat dewasa kita sibuk bekerja. Bukankah tidak menangis hati mereka, belasan tahun mereka membesarkan kita setelah besar kita hanya fokus pada dunia. Bukan tidak bersedih hati mereka setelah puluhan tahun mereka membesarkan kita, setelah dinikahi anak gadisnya sudah bukan lagi berhak atasnya, tapi untuk suaminya. Bukankah tidak terluka hati mereka setelah kian banyak pengorbanan yang mereka kerahkan untuk menjadikan kita sukses, setelah menikah anak laki-lakinya h...

Tulislah, Tulislah Kebaikan

Dear Ananda, Tulislah sesuatu yang dengannya suatu saat kamu telah tiada tapi kebaikanmu tetap dikenang lewat aksaramu. Tulislah sesuatu yang dengannya namamu telah terhapus dari muka bumi, tapi kebaikanmu tetap dikenal lewat karya tulismumu. Tulislah sesuatu yang dengannya suaramu telah dimatikan waktu, tapi kebaikanmu tetap berkata-kata berkat goresan tanganmu. Tulislah sesuatu yang dengannya tubuhmu telah tertimbun bumi, tapi kebaikanmu tetap berbekas di atasnya. Tulislah, tulislah kebaikan, walau hanya satu kata. Hurup-hurup itu tidak berkata, tapi pesan yang diembannya mampu mengubah dunia. Salam santunku tetap menyapamu. 😃Rika Artamevia😁 SMI, Maret2017

MIMPI "Berani Sukses Muda Dunia Ahkirat"

Gambar
"SUKSES MUDA & SUKSES DUNIA AKHIRAT" Mimpi Bermimpilah bukan saat kau tertidur, tapi bermimpilah saat kau telah terbangun. Atmosfir dunia kerja itu beda dengan atmosfir dunia sekolahan. Kita dituntut bukan hanya sekedar melahirkan embel" juara 1 di kelas, bukan. Menetaskan butiran butiran gelar sebagai atribut nama, bukan. Dalam dunia nyata ilmu yang kita gendong dan kita kandung bertahun-tahun ini harus mampu melahirkan jiwa besar kita di masa depan. Meniti tahun ke 2 diluar dunia sekolah, ada banyak hal besar yang saya dapatkan. Ternyata, Gelar A, B, C dan sebagainya yang selalu di banggakan orang tidak dapat menentukan akan menjadi apa ia dimasa depan, apa lagi jaman super canggih ini. Sebab penentu akan menjadi apa kita di hari esok adalah apa yang kita lakukan di hari ini. So, kencangkan ikhtiar kita mulai sekarang. Ikat semangatnya dengan bertawakal, keraskan gema kebaikan, bergerak cepat dan tetap jaga iman. Ada juga beberapa hal penting waji...

Berlayar dalam Lautan Uji

Gambar
Percayalah Sepanjang keinginan itu tumbuh, maka akan ada selalu karya yang bersemi di ujung jemari ini. Dibalik bilik-bilik kata. Yang tertulis dinafas ini. Dari tajamnya pena dalam menjelaskan inti hidup ini Setiap hari saya singgah Menggulung hati biarlah tidak terbaca oleh kerapuhan mata ini. Bersabarlah selalu... Lagi lagi dan lagi Kiasan yang tersemat dan jadikan suratan doa Yang menjadi suluh dalam semangat ini. Berdiri lagi Meski sekali teringat lantai dunia ini terlalu keras untuk kita terjatuh. RikaArtamevia

Bekerja Keraslah untuk Masa Depan

Gambar
Tetap Semangat Tidak mengapa, tetap begitu dan bekerja keras, biarlah tetesan keringat yang jatuh itu membalut lelahmu, sampai dahaga itu merayumu, dan hatimu haus berbaju kesabaranmu. Benamkanlah luka-luka itu Timbun lelahmu dalam doa-doamu. Pancangkan singgasana takwamu. Dilelubuk hatimu. Didedasar jiwamu. Pabila aral kembali mencambukmu. Cantumkan Asma-Nya diuntaian lisanmu. Biar hati mu layu Biar dirimu damai Beserta lautan uji-Nya. Rika Artamevia

Pengakuan

Gambar
Pengakuan dalam sujudku. Iman Ananda rapuh, janganlah sampai tumbang Hidup Ananda bengkok, janganlah sampai patah Semangat Ananda layu, janganlah sampai binasa Cahaya Ananda pudar, janganlah sampai padam Diri Ananda roboh, janganlah sampai hancur dan sirna Keadaan Ananda boleh cacat, tapi kehilangan-Mu ya Allah jangan. Nafas Ananda boleh berhenti, tapi mati kembali pada-Mu ya Allah harus. Dosa Ananda memang banyak, tapi pengampunan dan rahmat-Mu ya Allah luas. Mencari-Mu, mendekati-Mu, bersama-Mu. Ananda berawal dari-Mu. Pulang Ananda mesti pada-Mu, Rahmatilah aku dan ampunilah dosaku.

Melukis Cita

Gambar
Melukis Cita Pecahkan rasa gengsi Semangat menyapu pundi2 emosi Bertautlah mata pada gempita Bersaksilah dengan seribu warna mimpi Dudukkan lah ambisi didedasar hati Di pangkuan tidak terlepas panjatan doa pada ilahi Pakulah semangat itu dengan takwa Pajanglah ia bersama jubah istiqamah yang membingkainya Hiasilah ia dengan eksistensi iman sebagai amal yang menjadi singgasananya. Bekerjalah.. Lukis cita jadikan mahkota dipenyaksian-NYA. RikaArtamevia

Mimpi, Ego dan Cerita

Gambar
Bagaimana tidak patah hati? Ketika temanmu dapat dengan mudah membentangkan mimpinya sedang kamu harus menaruh mimpimu dialmari hatimu dalam2. Bagaimana tidak remuk? Ketika temanmu leluasa membentangkan semua inginnya, sedang dibelahan dunia lain kamu sedang mengkafani semua inginmu. Bagaimana tidak runtuh? Ketika temanmu sedang melukiskan mimpinya, sedang ditanganmu seribu kanvas mesti kamu lemparkan jauh-jauh. Wahai betapa tangis itu tidak pecah dipangkuan ibumu? Ketika menyaksi orang2 sudah memulai menikmati manisnya lelahan itu, disini kamu masih memungut pecahan hatimu untuk berdiri dan memulai kembali langkah2mu dari awal. Setiap hari Setiap hari itu kamu mengenali emosimu dan Setiap hari juga kamu menggali doa2 panjangmu. Setiap saat kamu mengubur semua keluhmu, dan setiap waktu juga kamu mendengarkan semua bingar hatimu. Seribu mimpi hebatmu itu menjadi lautan tangismu. Bisa pasti bisa kamu harus mengalahkan angan-anganmu. Membombardir egomu. Melunakan inginmu. Mencairkan k...