Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

MIMPI "Berani Sukses Muda Dunia Ahkirat"

Gambar
"SUKSES MUDA & SUKSES DUNIA AKHIRAT" Mimpi Bermimpilah bukan saat kau tertidur, tapi bermimpilah saat kau telah terbangun. Atmosfir dunia kerja itu beda dengan atmosfir dunia sekolahan. Kita dituntut bukan hanya sekedar melahirkan embel" juara 1 di kelas, bukan. Menetaskan butiran butiran gelar sebagai atribut nama, bukan. Dalam dunia nyata ilmu yang kita gendong dan kita kandung bertahun-tahun ini harus mampu melahirkan jiwa besar kita di masa depan. Meniti tahun ke 2 diluar dunia sekolah, ada banyak hal besar yang saya dapatkan. Ternyata, Gelar A, B, C dan sebagainya yang selalu di banggakan orang tidak dapat menentukan akan menjadi apa ia dimasa depan, apa lagi jaman super canggih ini. Sebab penentu akan menjadi apa kita di hari esok adalah apa yang kita lakukan di hari ini. So, kencangkan ikhtiar kita mulai sekarang. Ikat semangatnya dengan bertawakal, keraskan gema kebaikan, bergerak cepat dan tetap jaga iman. Ada juga beberapa hal penting waji...

Berlayar dalam Lautan Uji

Gambar
Percayalah Sepanjang keinginan itu tumbuh, maka akan ada selalu karya yang bersemi di ujung jemari ini. Dibalik bilik-bilik kata. Yang tertulis dinafas ini. Dari tajamnya pena dalam menjelaskan inti hidup ini Setiap hari saya singgah Menggulung hati biarlah tidak terbaca oleh kerapuhan mata ini. Bersabarlah selalu... Lagi lagi dan lagi Kiasan yang tersemat dan jadikan suratan doa Yang menjadi suluh dalam semangat ini. Berdiri lagi Meski sekali teringat lantai dunia ini terlalu keras untuk kita terjatuh. RikaArtamevia

Bekerja Keraslah untuk Masa Depan

Gambar
Tetap Semangat Tidak mengapa, tetap begitu dan bekerja keras, biarlah tetesan keringat yang jatuh itu membalut lelahmu, sampai dahaga itu merayumu, dan hatimu haus berbaju kesabaranmu. Benamkanlah luka-luka itu Timbun lelahmu dalam doa-doamu. Pancangkan singgasana takwamu. Dilelubuk hatimu. Didedasar jiwamu. Pabila aral kembali mencambukmu. Cantumkan Asma-Nya diuntaian lisanmu. Biar hati mu layu Biar dirimu damai Beserta lautan uji-Nya. Rika Artamevia

Pengakuan

Gambar
Pengakuan dalam sujudku. Iman Ananda rapuh, janganlah sampai tumbang Hidup Ananda bengkok, janganlah sampai patah Semangat Ananda layu, janganlah sampai binasa Cahaya Ananda pudar, janganlah sampai padam Diri Ananda roboh, janganlah sampai hancur dan sirna Keadaan Ananda boleh cacat, tapi kehilangan-Mu ya Allah jangan. Nafas Ananda boleh berhenti, tapi mati kembali pada-Mu ya Allah harus. Dosa Ananda memang banyak, tapi pengampunan dan rahmat-Mu ya Allah luas. Mencari-Mu, mendekati-Mu, bersama-Mu. Ananda berawal dari-Mu. Pulang Ananda mesti pada-Mu, Rahmatilah aku dan ampunilah dosaku.

Melukis Cita

Gambar
Melukis Cita Pecahkan rasa gengsi Semangat menyapu pundi2 emosi Bertautlah mata pada gempita Bersaksilah dengan seribu warna mimpi Dudukkan lah ambisi didedasar hati Di pangkuan tidak terlepas panjatan doa pada ilahi Pakulah semangat itu dengan takwa Pajanglah ia bersama jubah istiqamah yang membingkainya Hiasilah ia dengan eksistensi iman sebagai amal yang menjadi singgasananya. Bekerjalah.. Lukis cita jadikan mahkota dipenyaksian-NYA. RikaArtamevia

Mimpi, Ego dan Cerita

Gambar
Bagaimana tidak patah hati? Ketika temanmu dapat dengan mudah membentangkan mimpinya sedang kamu harus menaruh mimpimu dialmari hatimu dalam2. Bagaimana tidak remuk? Ketika temanmu leluasa membentangkan semua inginnya, sedang dibelahan dunia lain kamu sedang mengkafani semua inginmu. Bagaimana tidak runtuh? Ketika temanmu sedang melukiskan mimpinya, sedang ditanganmu seribu kanvas mesti kamu lemparkan jauh-jauh. Wahai betapa tangis itu tidak pecah dipangkuan ibumu? Ketika menyaksi orang2 sudah memulai menikmati manisnya lelahan itu, disini kamu masih memungut pecahan hatimu untuk berdiri dan memulai kembali langkah2mu dari awal. Setiap hari Setiap hari itu kamu mengenali emosimu dan Setiap hari juga kamu menggali doa2 panjangmu. Setiap saat kamu mengubur semua keluhmu, dan setiap waktu juga kamu mendengarkan semua bingar hatimu. Seribu mimpi hebatmu itu menjadi lautan tangismu. Bisa pasti bisa kamu harus mengalahkan angan-anganmu. Membombardir egomu. Melunakan inginmu. Mencairkan k...

AKU

Gambar
Jangan mengharapkan jawaban dari suaraku, karena diamku adalah jawabannya. . AKU Jangan mencari AKU di belakangku, sebab aku tidak ada lagi. Jangan mencari AKU di depanku, sebab aku belum tentu ada. Berhenti mencari Aku, sebab waktu yang ku miliki adalah saat ini.

Siapa AKU?

Gambar
AKU Kamu tidak akan memberi AKU wujud, tapi hentakan suaramu menjadikan AKU ada. Kamu tidak memberi AKU tempat, tapi gema tangan didadamu menempatkan AKU ruang. Namun sejatinya kamu tidak dapat menjelaskan siapa AKU? Filosofi AKU Ketika kamu mencari AKU dari kata-kata maka diamlah, sebab pulangnya kamu tanpa suara. Dan ketika kamu menjelaskan AKU dengan suaramu maka diamlah, sebab datangnya kamu tanpa kata-kata. AKU. Berapa ribu kali gemanya kamu tidak akan mampu menangkapnya, bertempat dilangit yang kecil jiwaku hilang suaraku.  Jangan bayangkan AKU dengan seribu bentuk sempurna itu, AKU adalah keheningan dari ketidak aslian ragaku. . Kembalikan AKU dari kehausanmu, dalam pengbaraanmu memilikiku. Kenalilah, kamu tidak akan bisa menahan AKU dari semua kiasmu. . Sekalipun, jangan kembalikan AKU pada ku, ambilah AKU karena AKU adalah milik-Nya. RikaArtamevia Sukabumi, 2016